kel A Dimyati Ja'far - Gresik
erat terus pertemanan pondok Bangil
Minggu, 09 Oktober 2011
Sabtu, 08 Oktober 2011
tiga masalah musykernas
setidaknya ada tiga masalah yang perlu mendapat perhatian dan pengkajian dalam musykernas Persis II, yakni masalah pendidikan, dakwah dan ekonomi, demikian ungkap Ketua
Umum Persis Prof. M. Abdurrahman, MA dalam sambutannya, di Pesantren Persis Bangil.
Masalah pendidikan lanjutnya, umat Islam harus berpacu dalam melahirkan
kader yang berkulaitas, karena persaingan regional
dan global ke depan semakin keras. Persis harus
bisa menguasi segala bidang keilmuan dengan baik dengan tidak meninggalkan akhlakul karimah. masalah dakwah, tugas peran
dakwah sekarang ini semakin berat dengan adanya stigma jelek
terhadap umat islam karena adanya kekerasan yang mengatasnamakan agama.
Selanjutnya
masalah ekonomi, hendaknya umat islam kembali
pada dua nilai Islam, prinsip tauhid dan prinsip keseimbangan. Prinsip
tauhid mengantarkan manusia meyakini bahwa harta bendanya milik Allah.
Sedang prinsip keseimbangan akan mencegah umat Islam pada monopoli
ekonomi, penimbunan dan pemborosan sebagaimana yang dijelaskan surat at
taubah ayat 34.
Sososk "A. Hasan"
Prof. Dr. A. Syafiq Mughni, MA, yang kini Pimpinan PP Pusat Nuhammadiyah bidang kesra, di Musykernas II mengangkat sosok A. Hasan, sebagai pemancang cara berpikirnya Persis, menurutnya beliau telah diakui sebagai pemikir Persis yang roduktif, yang selalu mengembangkan gagasannya untuk keagungan umat di masa datang.
Karena itu bagi Persis “A.
Hasan memiliki sosok yang sangat penting, yang selanjutnya mejadi amanah bagi warga Persis untuk
melanjutkan cita-cita dan perjuangannya, kalau Muhammadiyah punya konsen pada gerakan sosial dan pemikiran agama mengikuti gerakan
sosialnya, maka Persis lebih terdepan di dalam pemikiran keagamaan yang mendesak, tandas Syafiq M.
sambutan Wakli Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf
Saifullah Yusuf , Wakli
Gubernur Jawa Timur, memberi sambutan pada musyawarah
kerja nasional Persatuan Islam (Persis) kedua, bertempat di Pesantren Persis Bangil, Pasuruan Jawatimur. mengawali sambutannya beliau mengatakan kekagumannya kepada Pesantren Persis yang telah menelorkan para tokoh nasional. Seperti A.
Hasan, M. Natsir dan salah satunya sekarang ini Prof. H. Syafik Mughni. Beliau dulu pernah menimba ilmu di Pesantren Persis Bangil dan sekarang
menjadi tokoh penting di Muhammadiyyah pusat- tandasnya.
Selanjutnya beliau sangat mendukung tema Muskernas II yang menitikberatkan pada pendidikan, dakwah dan ekonomi, dengan thema " Peran jamiyyah Persis melalui bidang pendidikan, dakwah dan ekonomi umat bagi pembangunan bangsa"beliau mengatakanbahwa ekonomi syariah saat ini sudah banyak dilirik
orang., karena menurutnya paham sosialisme dan kapitalisme telah gagal dan sekarang orang diam-diam melirik ekonomi syariah sebagai alteratif.
Di akhir sambutannya wakil Gubernur Jawatimur : Saifullah Yusuf, membuka musyawarah kerja Persis
yang akan berlangsung tanggal 7 sampai 9 Oktober2011. salam muskernas........
Langganan:
Postingan (Atom)













